8 Masalah Tubuh Postpartum Paling Umum dan Cara Menanganinya

Melahirkan bayi adalah pengalaman yang indah. Namun, kelahiran bayi menghasilkan beberapa perubahan fisik dan emosional. Berikut adalah beberapa masalah tubuh postpartum yang paling umum dan cara untuk mengatasinya:

  • Nyeri Perineum

Nyeri pada perineum (daerah antara vagina dan rektum) juga sering terjadi. Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari komplikasi serius. Menggunakan bantal lembut untuk duduk akan membantu meringankan ketidaknyamanan.

  • Pembengkakan Payudara

ASI meningkat di mana saja antara hari kedua hingga kelima, pasca-bayi. Ini akan membuat Anda merasakan sensasi di payudara Anda. Dalam banyak kasus, payudara akan penuh susu. Mungkin menjadi sangat keras seperti batu dan menyakitkan. Tahap ini disebut sebagai engorgement. Anda dapat menghindari ini dengan memberi makan bayi Anda dalam interval yang lebih pendek. Anda bahkan dapat memerah ASI dengan pompa sampai permintaan persediaan habis. Menggunakan handuk panas atau kompres es juga dapat membantu menenangkan payudara yang membesar.

  • Puting Sakit

Menyusui dan suplai ASI yang konstan akan menyebabkan rasa sakit pada puting. Ini sangat umum dan biasanya diselesaikan dalam beberapa hari setelah melahirkan. Dokter mungkin menyarankan Anda menggunakan krim puting susu untuk menenangkan daerah tersebut.

  • Infeksi Rahim

Terkadang, fragmen plasenta tetap berada di rahim. Beberapa gejala termasuk peningkatan denyut jantung, demam ringan, pembengkakan rahim, dan bahkan sakit perut bagian bawah yang intens dan keluarnya uterus. Dokter mengobati ini dengan antibiotik.

  • Depresi Pascapersalinan

Ibu cenderung merasa kewalahan dengan tanggung jawab dan menangani hal kecil yang rumit. Kecemasan, kesedihan, dan perasaan marah adalah tanda-tanda depresi pascapersalinan. Paling umum dengan ibu pertama kali, adalah mungkin untuk menyingkirkannya dengan dukungan dari pasangan Anda, bantuan rumah tangga, dan anggota keluarga. Bergabung dengan kelompok pendukung atau sesi konseling juga akan membantu.

  • Rambut Rontok

Penurunan keseimbangan hormon akan menyebabkan rambut rontok. Jangan khawatir. Ini akan berkurang seiring waktu. Yang perlu Anda lakukan adalah melakukan diet kaya protein agar rambut Anda tetap sehat.

  • Keputihan Vagina

Setelah melahirkan, banyak wanita mengalami keputihan (lochia) selama beberapa minggu. Ini mengandung darah dan jaringan rahim. Anda harus menjaga dari aktivitas fisik yang berat. Berikan istirahat yang cukup pada tubuh Anda. Biarkan itu sembuh.

  • Pendarahan vagina

Pendarahan akan melambat menjelang akhir dua minggu. Setelah periode ini, perdarahan akan menjadi lebih ringan dan dapat berlanjut hingga 6 minggu. Pastikan Anda mengganti pembalut setiap empat jam atau lebih awal untuk menghindari infeksi. Setiap perdarahan berulang yang parah atau pembekuan (dengan atau tanpa bau busuk) harus segera dilaporkan ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Any Queries? Ask us a question at +0000000000